Blog Archives

Resep : Strawberry ‘n Raisins Panna Cotta

Hai, Hai semua… Kali ini aku mau berbagi resep cara membuat dessert yang lagi trend di restoran akhir-akhir ini, namanya Panna Cotta. Actually versi Panna Cotta ada banyak, bisa Green Tea, Chocolate, Coffee dan lainnya. Dan di sini untuk percobaan pertama aku sukses membuat Pannacotta basic dengan topping variasi menggunakan rum raisins dan strawberry jam. Resep ini bisa menghasilkan 2-4 porsi dengan wadah kecil… Aku dan beberapa orang dari family yang sudah mencobanya langsung jatuh cinta, baik mereka maupun aku sama-sama suka sekali dengan hasil yang dibuat ini, teksturnya pas seperti yang di restoran-restoran dan manisnya juga pas, gak kemanisan jadi gak bikin eneq. Keponakan aku juga suka banget! I’m glad they like it very much! Yeaaay…! 😀 Nah, yang sudah penasaran dengan caranya, mudah banget lho… Yuk diintip resepnya di bawah ini… 🙂

My homemade Panna Cotta

Cara memasak : 

  1. Campurkan dalam wajan kecil 1 kotak whipping cream + 200 ml susu cair putih yang segar + 3 sdm gula pasir
  2. Tambahkan 1 batang vanilla stick (kupas kulitnya dan ambil bubuk vanillanya saja)
  3. Tambahkan 2 sdm bubuk kopi favorit (optional —> ini versi kedua yang aku buat hari ini, tepat beberapa menit lalu sebelum menulis resep ini ke blog) :p
  4. Aduk rata semuanya, pastikan tidak ada yang menggumpal
  5. Panaskan hingga mendidih
  6. Kecilkan api jika sudah mendidih, tambahkan 1 sdt gelatin bubuk, lalu aduk rata dengan cepat
  7. Matikan api
  8. Siapkan baskom plastik besar berisi air dingin (air es), lalu tuang adonan tadi ke dalam mangkok besar bersih, lalu letakkan mangkok tadi ke dalam air dingin yang di baskom tadi –> jika sudah aduk sebentar dan diamkan sebentar saja sampai panasnya hilang
  9. Tuang adonan ke dalam wadah cetakan berupa mangkuk kecil seperti pada gambar di atas
  10. Masukkan ke dalam kulkas dan diamkan saja beberapa jam sampai adonan pannacotta menjadi set
  11. Saat 1 jam kemudian, kalian bisa menambahkan variasi topping di atasnya sesuai selera, lalu simpan lagi ke dalam kulkas sampai tekstur mengeras
  12. Selamat menikmati.. 🙂

Inilah tekstur Panna Cotta pertama buatanku, yummy… yummy… (•˘ڡ˘•)

Tekstur Panna Cotta buatanku :)

Cheers,

Mullie Marlina 

Advertisements

Pepper + Lunch = Pepper Lunch :)

Sebenarnya kami uda beberapa kali makan di Pepper Lunch, hanya saja kali ini kami ajak mama untuk cobain makan di sini. Untuk kalian penyuka masakan Jepang dan suka dengan hal2 berbau seni, pasti suka deh makan di sini. Setiap makanan yang kita pesan, harus kita masak sendiri nantinya.

Di meja sudah tersedia Honey Sauce, Garlic Sauce, Bubuk Lada Hitam dan Garam. Tinggal nanti bagaimana kita nge-mix nya saja di makanan kita. Semua makanan disajikan dengan pan panas, maka dari itu hati2 ya tangan jgn sampai kena pan-nya krn pan-nya itu panas banget lho, mangkanya cuma dengan diaduk2 sebentar saja, daging sapi maupun ikan bisa cepat matang.

Oh iya, di tengah2 nasi juga ada butter (mentega), dats why makanan ketika kita aduk semua tidak akan lengket dengan wajan panasnya.. Seruuuu deh makan masakan kaya gini, rasa sesuai selera masing2. Honey Sc utk rasa manis, sedangkan Garlic sc menambah citarasa asin dengan aroma bawang putih. Masakan setelah diaduk rata jadi siap makan deh, hasil akhir “mirip nasi goreng deh” kata mamaku hahaha.. Iya, boleh dibilang ini seperti nasi Gorengnya orang Jepang di sana haha.. Malam itu qta ada pesen yang Combo Beef & Salmon seharga 48rb-an dan sebagai dessert kami pesen Ice Cream Matcha yang menggoda selera, overall kenyaaang!!! Nasinya banyak juga sih, dan es krim Matcha (rasa Green Tea) ini juga uenaaak..! cobain deh.. 🙂